Bagaiamana Cara Mengajarkan Anak Berdoa ? Ikuti Tips Berikut

Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Berdoa ? Ikuti Tips Berikut – Sangat penting untuk orang tua mengajarkan anak berdoa. Kebiasaan berdoa lebih baik jika dibangun sejak kecil supaya bisa bertahan sampai dewasa nantinya. Selain itu kecerdasan spiritual juga harus ditanamakan pada anak sejak kecil, karena dapat berdampak positif pada tahapan perkembangan dan kesehatan mereka.

Namun, mengajarkan berdoa kepada anak memang susah-susah gampang, karena mengingat atensi dan fokus anak usia dini relatif lebih pendek.

Tujuan anak-anak diajarkan berdoa setiap saat adalah agar anak-anak diajarkan mengenal Tuhanya melalu aktifitasnya. Ada juga manfaat dari mengajarkan anak berdoa sebagai berikut :

1.Anak belajar mengkontrol diri

Manfaat yang didapat melalui kegiatan berdoa adalah anak akan belajar utnuk beretika selama berdoa. tidak boleh tertawa ketika berdoa dan menghargai kenyamanan sekitar.

2.Mengembangkan kemampuan berbahasanya.

Dengan mengajarkan berdoa, maka anak akan belajar merangkai kata-kata untuk membentuk sebuah doa, kemudian juga akan mengasah ingatan anak.

3.Mengasah kemampuan intrapersional dan interpersonal anak

Selama anak diajarkan berdoa, maka anak ajarkan untuk mendoakan hal baik untuk dirinya. Dan juga dapat memahami nilai-nilai kebaikan supaya membantu anak bersikap pada lingkungan sekitarnya.

Untuk Anda yang ingin membimbing anak supaya bisa berdoa mari simak dibawah ini :

1.Jadilah contoh untuk anak

Anak akan menirukan orang tuanya, maka dari itu orang tua merupakan berikanlah contoh yang baik untuk anak-anak. Mulailah dengan mencontohkan sikap yang Anda gunakan pada saat berdoa. Seperti contohnya memakai pakaian sesuai dengan syariat, mengawali dengan basmalah dan ditutup dengan hamdalah.

2.Ajarkan doa yang singkat

Anda dapat mengajarkan doa-doa yang singkat terlebih dahulu. Mengajarkan doa anak dimulai dengan mengenalkan anak dengan doa-doa pendek, dan doa panjang dapat diajarkan ketika anak sudah mulai hafal doa-doa pendek.

3.Praktikkan

Praktikkanlah mengucapkan dan membaca doa-doa dengan baik.

4.Tambahan doa

Pada saat anak sudah mulai menghafal satu doa maka anda bisa menambahkan doa setu persatu dan tetap membaca yang sudah dihafalkan.

5.Jangan memaksa

Jangan memaksa karena berdampak buruk bagi setiap orang maupun anak. Jika Anda memaksakan anak maka akan dapat membuat anak semakin tidak bersemangat, dan membuat hasil yang dicapai kurang maksimal.

6.Metode yang unik

Dengan menggunakan metode yang tepat dan cara yang unik akan dapat mempengaruhi hasil dari hafalan anak.

7.Berilah pujian dan penghargaan

Anda dapat memberikan pujian dan hadiah setiap kali anak berhasil menghafalkan doa. Maka dari itu anak akan semakin bersemangat.

8.Latih anak untuk memimpin doa

Meminta anak untuk memimpin doa juga dapat menjadi ide bagus untuk membuatnya semakin percaya diri ketika menghafal. Anda juga dapat memintanya untuk menghafalkan doa kita akan melakukan sesuatu. Dukung dan latih terus anak dengan cara ini agar agar dia bisa mengingat seluruh doa yang Anda ajarkan.

BACA JUGA : Kumpulan Shalawat NabiĀ  Bacaan, Arti dan Keutamaannya

Saya Suka, Saya Ingin Share Artikel Ini
×

Halo! Ada yang bisa kami bantu?

× Konsultasi GRATIS!