Inilah Keuntungan Beli Rumah Lewat KPR Syariah

Inilah keuntungan beli rumah lewat KPR Syariah. Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dimana terdapat dua jenis KPR, yaitu subsidi dan konvensional. KPR Syariah sendiri termasuk KPR konvensional. Artinya semua orang bisa mendaftar dan mendapatkan KPR Syariah. Yuk, baca artikel sampai ini sampai habis biar makin ngerti tentang KPR Syariah!

inilah keuntungan beli rumah lewat KPR syariah

Sebenarnya, sebelum muncul sistem KPR Syariah. Masyarakat sudah dapat membeli rumah dengan cara KPR Konvensional maupun subsidi. Namun, karena terdapat riba yang ada dalam transaksi KPR Konvensional maupun subsidi. Maka, muncullah KPR Syariah.

Sesuai namanya, KPR Syariah adalah sistem pembiayaan rumah yang sesuai dengan syariat dan kaidah Islam. Berhubung Indonesia merupakan pengantu Agama Islam terbesar di dunia. Maka, KPR Syariah mengalami peningkatakan yang siginifikan beberapa tahun terakhir.

Alasan utama kenapa masyarakat lebih memilih KPR Syariah adalah karena tidak ada riba didalam proses transaksinya. Meskipun begitu, masih banyak lagi keuntungan yang didapatkan dari sistem pembiayaan rumah ini.

Keuntungan KPR Syariah antara lain :
  • Tidak menggunakan uang muka. Jika KPR konvesional dan subsidi mengharuskan pembeli harus membayar uang muka atau DP sebagai tanda bukti atau komitmen pembeli. Maka, dalam KPR Syariah tidak ada uang muka atau DP yang harus dibayar oleh pembeli. Sebagai gantinya, KPR Syariah hanya mewajibkan untuk membayar uang booking sebagai tanda komitmen untuk membeli rumah. Setelah membayar uang booking kepada penyedia, maka pembeli dapat menandai hunian yang diinginkan.
  • Tidak ada bunga. Dalam sistem pembiayaan KPR Syariah, total angsuran yang dibayar sudah diketahui sejak awal. Tidak ada kenaikan maupun penurunan. Sehingga memudahkan pembeli dalam melakukan pembayaran. Hal ini pulalah mengapa KPR Syaraiah banayak diincar oleh debitur.
  • Tidak menggunakan bunga berganda. Bunga berganda atau compound interest terjadi jika terjadi pelanggaran oleh debitur dalam melunasi pembayaran. Misal, jika pada awal perjanjian anda akan melunasi hunia tersebut selama 10 tahun. Namun nyatanya, anda dapat melunasi hunian tersebut dalam kurun waktu 5 tahun. Artinya anda melanggar kesepakatan di awal, meskipun anda lebih cepat membayarnya anda akan kena denda (compound interest). Besarnya denda juga sebanding seberapa besar anda melunasi sisa pembayaran anda. Oleh karena itu, jika anda sekarang sedang mencicil hunian dengan sistem KPR konvensional jangan lunasi KPR lebih cepat.
  • Menggunakan dua jenis akad. Di Indonesia dapat kita jumpai dengan mudah dua akad yang digunakan dalam sistem pembiayaan KPR Syariah. Yaitu akad murabahah (jual-beli) dan akad musyarakah mutanaqisah (kepemilikan bertahap).

Untuk pengertian akad murabahah (jual-beli_ dan akad musyarakah mutanaqisah (kepemilkan bertahap) akan kami sampaikan pada artikel selanjutnya. Harapannya, anda dapat memahami terlebih dahulu apa saja keuntungan yang akan didapatkan jika mencicil hunian menggunakan sistem KPR Syariha.

×

Halo! Ada yang bisa kami bantu?

× Konsultasi GRATIS!