Wajib Tahu,Perbedaan KPR Dan KPA

Perbedaan KPR dan KPA yang perlu Anda tahu sebelum salah memilih rumah, pasti Anda tahu istilah KPR dan KPA. KPR singkatan dari kredit pemilikan rumah, sedangkan KPA yaitu singkatan dari kredit pemilikan apartemen. Perbedaan KPR dan KPA terutama terletak pada objek hunian yang akan di beli. Tetapi, masih ada sejumlah karakteristik lain di antara keduanya yang harus di pahami oleh calon pembeli hunian.

Rumah dan apartemen bisa di bilang produk hunian yang paling populer di Indonesia. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang tersendiri tergantung dari kebutuhan dan preferensi kita. Salah satu persamaan di antara keduanya adalah harga yang sama-sama terus menanjak seiring berjalannya waktu.

Tujuan membantu masyarakat untuk memiliki hunian sendiri yang layak dan sesuai dengan preferensi mereka. Kredit untuk membeli hunian di Indonesia di bagi menjadi dua, yaitu KPR dan KPA. Scroll kebawah untuk mengenali lebih dalam KPR dan KPA?

Definisi

Menurut Assakuri Residence Tulungagung bahwa, KPR adalah suatu fasilitas kredit yang di berikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki hunin. KPR sendiri terbagi ke menjadi dua jenis, yaitu KPR subsidi dan KPR non-subsidi. KPR subsidi di peruntukkan untik masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sedangkan KPR non-subsidi di peruntukkan untuk masyarakat umum yang berada di luar kategori MBR.

Sedangkan KPA merupakan fasilitas kredit perbankan yang khusus di tujukan untuk nasabah perorangan ketika ingin membeli unit apartemen. Jadi Assakuri Residence Tulungagung menyimpulkan bahwa perbedaan KPR dan KPA, kalau di lihat dari definisinya yaitu objek atau agunan kredit. Objek dan agunan dari pinjaman KPR merupakan rumah tapak, sementara itu objek dan agunan dari KPA adalah unit apartemen.

Baca Juga : Wisata Kuliner Paling Enak di Tulungagung

Perbedaan KPR Dengan KPA

  • Produk Hunian

Perbedaan pertama antara KPR dan KPA adalah produk hunian yang di piih.

Jika Anda ingin memiliki rumah dengan cara kredit, tentu layanan yang dapat di gunakan adalah KPR.

Sementara itu Anda jika tertarik memiliki apartemen, layanan yang dapat di gunakan adalah KPA.

  • Prosedur

Secara umum, bahwa prosedur dan hal lainnya antara kredit pemilikan rumah dengan kredit pemilikan apartemen kurang lebih sama. Bahkan bisa di katakan juga hampir tidak ada perbedaan yang signifikan di antara kedua tersebut.

  • Syarat & Dokumen Pengajuan

Selain memiliki prosedur yang sama, KPR dan KPA juga memiilki syarat pengajuan yang tidak berbeda jauh.

Jika Anda ingin mengajukan KPR atau KPA, keduanya membutuhkan syarat yang utama sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi kartu keluarga
  3. Fotokopi akta nikah/akta cerai
  4. Fotokopi NPWP
  5. Surat keterangan/rekomendasi dari perusahaan
  6. Slip gaji 3 bulan terakhir
  7. Rekening koran/buku tabungan 3 bulan terakhir

Selain itu juga, ketika ingin mengajukan KPR dan KPA, Anda harus memastikan kelengkapan beberapa dokumen.

Dokumen untuk rumah yang akan di beli sebagai berikut :

  1.  salinan izin mendirikan bangunan (IMB)
  2.  salinan sertifikat tanah
  3.  salinan surat tanda jadi developer.
  •  Biaya Tanda Jadi

Biaya tanda jadi adalah suatu tanda kalau Anda serius untuk membeli unit rumah KPR tersebut.

Biaya ini berlaku bagi rumah yang baru maupun rumah bekas ketika hendak di beli.

Ketika Anda ingin mengajukan KPR untuk rumah bekas, Anda perlu membayar biaya tanda jadi ke perantara sedangkan untuk rumah baru, biaya tanda jadi akan di bayarkan ke developer.

Selain KPR, biaya tanda jadi terkadang juga di perlukan ketika pengajuan KPA.

  • Uang Muka

Uang muka (down payment) juga di perlukan untuk KPR dan KPA.

Besarnya uang muka untuk KPR dan KPA berbeda-beda antara penyedia layanan.

Ada yang menetapkan 20 persen atau bahkan sampai lebih dari itu.

Baca juga : Rekomendasi Tempat Wisata Pantai Terbaik Di Tulungagung

 

×

Halo! Ada yang bisa kami bantu?

× Konsultasi GRATIS!