Wakil Presiden Umumkan Tabungan Perumahan syariah

Wakil Presiden umumkan tabungan perumahan syariah yang  di hadirkan untuk menjadi alternatif pembiayaan perumahan yang lebih beragam. Kebanyakan masyarakat membeli rumah dengan cara mencicil ke bank harus di sediakan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan selera serta kebutuhan.

Wakil Presiden Umumkan Tabungan Perumahan syariah-assakuri

Kebutuhan hunian yang besar harus membutuhkan berbagai inovasi dan mekanisme pembiayaan untuk memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mengakses kebutuhan papannya. Kebanyakan  masyarakat juga membeli rumah dengan pembiayaan bank (KPR) yang saat ini menerapkan mekanisme konvensional dan juga syariah.

Baca Juga : Wakil Presiden Umumkan Tabungan Perumahan syariah

Seiring terus meningkatnya suatu minat masyarakat terhadap pembiayaan perumahan berbasis syariah ini, Wakil Presiden Ma’ruf Amin meresmikan peluncuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) Syariah untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pembiayaan khususnya dengan mekanisme syariah.

Tabungan Perumahan Rakyat Syariah saat ini menjadi salah satu sarana untuk membantu masyarakat mewujudkan kepemilikan hunian. Hingga saat ini kebutuhan papan masyarakat terus meningkat yang membuat backlog perumahan kita juga sangat besar mencapai hingga 12,75 juta unit,” ujar Wapres Ma’ruf Amin.

Permasalahan yang lainnya, jelas Ma’ruf, masih banyak masyarakat yang belum memiliki kematangan finansial untuk membeli rumah terlebih harga rumah yang cenderung terus menerus meningkat dengan peningkatan di atas rata-rata daya beli masyarakat. Maka dari itu di butuhkan perencanaan keuangan yang matang dan itu juga harus di penuhi dengan disiplin menabung.

Karena itu adanya peluncuran Tapera Syariah ini juga di nilai sangat tepat dengan terkaitnya kebutuhan yang besar sekaligus berbagai permasalahan masyarakat untuk mengakses perumahan. Dengan preferensi masyarakat yang terus menerus meningkatnya akan produk dan jasa keuangan dengan prinsip syariah, di harapkan industri jasa keuangan juga bisa untuk menciptakan pasar baru yang semakin menarik.

Pada kenyataannya, peningkatan suatu preferensi masyarakat bukan hanya terlihat di sektor jasa keuangan maupun ekonomi syariah tapi juga di sektor perumahan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pembiayaan rumah dari bank syariah telah mencapai  Rp103,24 triliun hingga Maret 2022 atau naik hampir 12 persen di bandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Rekomendasi 10 Tanaman Hias Untuk Mempercantik Ruangan Rumah

Hingga pada Agustus 2022, ada peningkatan mencapai 6,75 persen dari peserta aktif Tapera yang menyatakan minatnya pada prinsip suatu pembiayaan syariah. Hal ini di sebut Ma’ruf menjadi landasan yang baik untuk terus mendorong suatu penyaluran pembiayaan perumahan berbasis syariah dan memberikan akses untuk yang luas kepada masyarakat terkait pembiayaan perumahannya.

Ma’ruf juga mengumumkan bahwa beberapa langkah strategis untuk terus mendorong pengembangan Tapera Syariah yaitu dengan proaktif melakukan penawaran dengan langkah jemput bola seperti sosialisasi inovatif dan masif kepada masyarakat luas khususnya di kalangan ASN, BUMN, BUMD, pemerintah daerah dan sebagainya.

Memperluas literasi skema Tapera Syariah dengan perhitungan berbagai kelebihannya di bandingkan skema konsvensional dan perluasan cakupan kepersertaan yang inklusif dan universal, artinya skema ini juga bisa di nikmati oleh semua kalangan. Tingkatkan pelayanan dan kepercayaan dengan sesuai prinsip nilai syariah dan jaga komitmen pengelolaan tabungan perumahan dengan mengedepankan prinsip gotong royong, berkeadilan, transparan, aman, dan halal.

Baca Juga : Wajib Tahu,Perbedaan KPR Dan KPA

×

Halo! Ada yang bisa kami bantu?

× Konsultasi GRATIS!